Panduan Cara Budiaya Ikan Nila Di Kolam Terpal

by

Budiaya Ikan Nila Di Kolam Terpal – Selain ikan mas, ikan nila merupakan jenis ikan yang paling banyak disukai. Permintaan ikan nila kian meningkat setiap harinya. Tentunya ini menjadi prospek bisnis yang menjanjikan untuk anda coba. Budidaya ikan nila sebenarnya cukup mudah. sama dengan ikan lele, anda bisa menggunakan terpal sebagai media kolamnya. Tentunya lebih hemat biaya dibandingkan membuat kolam dari batu bata. Yang diperlukan hanyalah terpal dengan kualitas baik sebagai media kolamnya.

Beternak ikan nila juga terbilang menguntungkan. karena waktu yang diperlukan tidak terlampau lama hingga proses panen. Ikan nila yang siap panen biasanya memiliki ukuran berat 600 gram. Jika berat ikan tidak merata anda bisa melakukan teknik pilih panen pada ikan nila. Jika anda ingin memanfaatkan lahan yang dimiliki dengan hasil yang menguntungkan, maka cobalah untuk beternak ikan nila yang panduan lengkapnya akan diulas lebih lanjut berikut ini.

Cara Budidaya Ikan Nila Menggunakan Terpal

  1. Persiapan kolam

Yang pertama adalah persiapan kolam dengan cara memilih posisi tanah yang langsung terkena sinar matahari dan cukup luas. selanjutnya gali tanah agar sesuai dengan luas kolam yang diinginkan dan lebar terpal yang dibeli. Kedalamannya sekitar 50 cm. Kemudian diatas terpal berikan bata merah dan batako agar terpal rapih. Membuat kolam ini mesti memlih kualitas terpal yang tahan lama. selain itu kolam terpal dibuat kotakan tengah dan kecil untuk mengalirkan air dan dan mudah dikeringkan sehingga ikan berkumpul dan mudah dibersihkan.

  1. Penebaran benih

Tahap selanjutnya adalah menebar benih. Benih yang ditebar berukuran 8-12 cm dengan berat 30 gram per ekornya. Bibit yang ditebar memiliki berat sebesar 30 gram per ekor. Selain itu pemeliharaan ikan nila dilakukan 6 bulan lamanya dengan ukuran berat yang mencapai 400-600 gram per ekornya. Selain itu agar hasilnya maksimal diperlukan pemberian pakan yang baik dan sesuai dengan usia ikan nila.

  1. Pemberian pakan ikan nila

Pada proses ini, pakan yang diberikan bisa alami atau dengan pakan tambahan. Pakan ikan nila bisa berupa dedak, ampas kelapa hingga pellet. Sisa-sisa makanan dapur dan nabati juga bisa dimanfaatkan untuk pakan ikan nila. Selain itu plankton juga menjadi jenis pakan yang tepat untuk ikan nila. Pada dasarnya pakan ikan nila memerlukan kebutuhan protein 20-30 persen dan lemak sebanyak 70 persen. Selain itu karbohidrat yang diperlukan sekitar 63-77 persen dalam satu kandungan pakannya.

  1. Pencegahan penyakit dan panen

Ikan nila bisa dipanen secara baik jika sudah mencapai umur 4-6 bulan. Berat ikan nila yang siap panen antara 400-600 gram. Jika ukuran berat rata-rata masih kurang, maka panen bisa dilakukan dengan sistem bertahap. Sistem bertahap ini hanya memilih jenis ikan yang layak konsumsi atau yang memiliki ukuran besar saja. selebihnya dibiarkan tumbuh hingga berukuran cukup. Untuk mencegah penyakit ikan nila, sebaiknya pertahankan nutrisi ikan dengan baik dan hindari over crowding serta cuci tangan dan kaki sebelum bersentuhan dengan ikan nila.

Sekian beberapa ulasan tentang teknik budidaya ikan nila melalui kolam terpal. Teknik ini sangat tepat sebagai pilihan jenis bisnis yang menguntungkan dengan modal yang minim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *